AUTISME

Istilah Autisme dikemukakan oleh dr. Leo Kanner pada tahun 1943. Autisme merupakan cara berpikir yang dikendalikan oleh kebutuhan personal atau diri sendiri, menghadapi dunia berdasarkan penglihatan dan harapan sendiri, dan menolak realitas, keasyikan ekstrim dengan pikiran dan fantasi sendiri.
Pakar lain mengatakan bahwa autisme adalah ketidaknormalan perkembangan yang sampai saat ini tidak ada penyembuhannya dan gangguannya tidak hanya mempengaruhi kemampuan anak untuk belajar dan berfungsi di dunia luar tetapi juga kemampuannya untuk mengadakan hubungan dengan anggota keluarganya.
Teori yang meyakini faktor genetik memegang peranan penting dalam terjadinya autisme diungkapkan pada tahun 1977. Faktor penyebab lain adalah gangguan susunan syaraf pusat akibat gangguan metabolisme yang mengganggu kerja otak, seperti kekurangan vitamin, mineral, enzyme, dan sebagainya.

dunia anak autis
Gejala Dalam Perilaku
Gangguan perkembangan yang dialami anak autistik menyebabkannya tidak belajar dengan cara yang sama seperti anak lain seusianya dan belajar jauh lebih sedikit bila dibandingkan dengan anak lain. Autisme merupakan kombinasi dari beberapa kegagalan perkembangan, biasanya mengalami gangguan pada:
1. Komunikasi
Perkembangan bahasa sangat lambat atau bahkan tidak ada sama sekali. Penggunaan kata-kata yang tidak sesuai dengan makna yang dimaksud. Lebih sering berkomunikasi menggunakan isyarat tubuh daripada kata-kata; perhatian sangat kurang.

2. Interaksi Sosial
Lebih senang menyendiri daripada bersama orang lain; menunjukkan minat yang sangat kecil untuk berteman; respons terhadap isyarat sosial seperti kontak mata dan senyuman sangat minim.

3. Gangguan Sensorik
Mempunyai sensitivitas indera (penglihatan, pendengaran, peraba, pencium, dan perasa) yang sangat tinggi atau bisa pula sebaliknya.

4. Gangguan Bermain
Anak autistik umumnya kurang memiliki spontanitas dalam permainan yang bersifat imajinatif; tidak dapat mengimitasi orang lain; dan tidak mempunyai inisiatif.

5. Perilaku
Anak autisme bisa berlaku hiperaktif ataupun hipopasif; marah tanpa sebab yang jelas; perhatian yang sangat besar pada satu benda; menampakkan agresi pada diri sendiri dan pada orang lain; mengalami kesulitan dalam perubahan rutinitas.

Gangguan lain yang dapat memperngaruhi otak penyandang autisme adalah:
Epilepsi, Retardasi Mental, Down Syndrome, atau gangguan genetis lain.
Melihat gangguan-gangguan yang biasanya menyertai gejala autisme seperti disebutkan di atas, banyak orang beranggapan bahwa penyandang autisme tidak mempunyai harapan untuk sembuh dan hidup normal.

Ragam Terapi
Ada 3 metode utama dalam terapi terhadap penderita autisme, yaitu:
1. Terapi dengan pendekatan Psiko-dinamis
Pendekatan terapi ini berorientasi psikodinamis terhadap individu autistik. Pendekatan yang berorientasi Psikodinamis didominasi oleh teori-teori awal yang memandang autisme sebagai suatu masalah ketidakteraturan emosional.

2. Terapi dengan intervensi behavioral (Edukasional)
Pendekatan behavioral telah terbukti dapat memperbaiki perilaku individu autistik. Prinsipnya adalah mengajarkan perilaku yang sesuai dan diharapkan serta mengurangi perilaku-perilaku yang salah pada individu autistik.
Pendekatan ini juga menekankan pada pendidikan khusus yang difokuskan pada pengembangan kemampuan akademik dan keahlian-keahlian khusus.

3. Terapi medis dan nutrisi
Saat ini metode terapi medis sudah mulai berkembang. Tidak hanya menggunakan obat-obat kimiawi untuk mengurangi gejala autis dan merangsang respon otak, tetapi juga memadukannya dengan terapi nutrisi.
Secara jangka panjang, terapi nutrisi dengan pemberian suplemen kesehatan jauh lebih aman daripada terapi medis yang mempunyai efek samping.

Diet Penting Bagi Penderita Autisme
Studi yang diterbitkan oleh Autism Speaks menunjukkan bahwa jalur biokimia penderita autisme tidak berfungsi optimal. Jadi, ada diet khusus yang harus diberlakukan.

Mengapa diperlukan diet?
Kebanyakan anak dengan autisme mengalami gangguan pada sistem pencernaan mereka. Diantaranya gangguan hipermeabilitas usus (leaky gut syndrome), malabsorbsi, enterocolitis (peradangan usus), gangguan detoksifikasi dan beberapa gangguan lainnya. Semua jenis abnormalitas pada usus tersebut mengganggu kinerja alat pencernaan. Jika kinerjanya terganggu maka bisa terjadi berbagai macam defisiensi nutrisi.
Ditambah lagi dengan kecenderungan pola makan anak autis yang sangat sulit menerima dan mencerna makanan. Mereka mempunyai alat pengecapan yang sangat peka dan kebanyakan hanya menyukai satu jenis makanan tertentu, tidak mau mencicipi makanan yang lain. Kebanyakan mereka tidak menyukai buah dan sayur. Bahkan ada yang tiap hari hanya mau menyantap mie instan.

Sebuah Jawaban: Suplemen Kesehatan
Peneliti autisme saat ini banyak menganjurkan suplemen kesehatan yang mempunyai kandungan nutrisi yang lengkap dan juga mengandung nutrisi esensial untuk perkembangan otak serta saraf.
Mengapa sebaiknya suplemen kesehatan?
Karena bagi anak autis, suplemen kesehatan lebih mudah dicerna dan mengandung mikronutrisi lengkap.

Salah satu di antara zat gizi penting bagi perkembangan otak di dalam terapi bagi anak penderita autis adalah kolin.
Dalam tubuh, kolin penting sebagai komposisi utama membran sel normal serta menjaga keutuhan membran sel dalam proses-proses biologis, seperti rangsangan informasi, komunikasi intrasel, dan bioenergi. Selain itu, kolin juga dapat membantu fungsi normal otak melalui pembentukan neurotransmiter asetilkolin, yaitu bentuk senyawa kolin yang sangat berperan pada fungsi otak.

How HD Helps?
HDI Honey Bee PollenS diformulasikan secara khusus untuk anak-anak dan mengandung beragam nutrisi penting untuk membantu perkembangan anak, serta dapat meningkatkan konsentrasi dan kecerdasan anak.
vitamin anak, vitamin madu, vitamin otak

Kandungannya:
- Asam amino esensial
- Vitamin dengan sprektrum lengkap, terutama Vitamin B12 dan E. Juga vitamin B1, B2, B3, B5, C, dan vitamin D dengan jumlah yang signifikan.
- Sejumlah mineral penting, termasuk kalsium, mangan, fosfor, zat besi, sodium, potassium, aluminium, magnesium, dan tembaga.
- Antioksidan, enzim, dan co-enzim yang penting bagi manusia.
- Karbohidrat dan asam lemak.

Disarankan juga menggunakan:
Royal Jelly memiliki kandungan mineral lengkap termasuk kolin yang dibutuhkan anak autis, juga berfungsi untuk pembentukan sistem saraf dan regenerasi sel.
Propolis sebagai antibiotik alami.
Madu clover untuk pencernaan.

***

info dan pemesanan, silahkan menghubungi:
icha
WA 085267504271

0 Response to "AUTISME"

Posting Komentar

Harap memberikan komentar yang relevan dengan post, bukan spam, dan tidak menggunakan kata-kata kasar atau menyinggung SARA.
Terimakasih.